Rabu, 11 Mei 2011

Today Is Mine


Hari ini adalah milik kita bersama. Bukan milik orang lain. Today is My Present. Hari ini adalah hadiah untuk kita. Hadiah dari yang Maha Kuasa yang harus disyukuri setiap waktu. Tidak akan pernah ada orang yang berhak mengambil hadiah itu. Allah secara exklusif meberikan hadiah itu untuk diri kita masing-masing.
Tapi, kadang-kadang kita selalu melihat ke atas. Jarang kita melihat ke bawah. Konklusinya, kita jarang sekali bersyukur dengan nikmat yang ada. Mater, harta, dan tahta adalah objek yang selalu jadi tujuan utama. Hedonisme telah meracuni kehidupan kita. Meracuni semua aspek kehidupan, mulai dari fashion, cara berfikir, gaya, style, dan juga teknologi. Kita terlalu kilau dengan mata zahir dunia. ekali lagi, jangan sampai si hedon tersebut merampas kehidupan kita kawan!
Memang, ini polemik dalam kehidupan kita. Dan saya pun menyadarinya bahwa saya juga masih jauh dari kata sempurna. Marilah kita sambut sang mentari yg bersinar cerah, membungkus kado kita sekarang. Menghapus air mata yang telah kita cucurkan. Juga menentukan jejak langkah pertama untuk masa depan kita tentunya. Menguatkan tekad dan azzam dalam jiwa. Tersenyum scara tulus dan simetris menghiasi hari ini. TIdak ada lagi penyesalan di masa lalu. Hanya sedikit menundukkan kepala, tanda rendah hati kita kepada Sang Maha Pencipta.

2 komentar:

  • Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
    Linda Sari Wulandari says:
    14 Mei 2011 pukul 22.39

    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

  • Linda Sari Wulandari says:
    14 Mei 2011 pukul 22.42

    Hidup ini bagaikan roda yang akan terus berputar, ada siang ada malam, ada sedih dan bahagia, semua sudah ada yang mengatur tinggal bagaimana kita harus menyikapinya.. semua kembali bergantung pada diri kita masing-masing, kemana langkah kita akan dibawa.. ^^

Posting Komentar