Video pendaratan pertama di bulan. Saya ingin sekali jadi astronom seperti mereka. Bekerja dengan teknologi tinggi, untuk melihat kebesaran Tuhan. Ya Allah, semoga mimpi saya bisa tercapai. Amiiiiin.
Sabtu, 21 Mei 2011
Kamis, 19 Mei 2011
Katakan "Ya" Sekarang Juga
Tulisan ini saya kutip dari salah seorang teman saya. Dia bersedia menyerahkan tulisannya untuk dikutip dalam blog saya. Terima kasih untuk sodari Sinta Damayanti yang telah berkenan memberikan izin untuk memposting tulisan sederhana ini dalam blog saya.

Hidup adalah drama penuh improvisasi, tanpa sekenario, tanpa tahu yang akan terjadi, siapa yang akan kau temui, atau tempat mana yang akan kau pijak. Katakan "Ya" dan jika kau beruntung, kau akan bertemu dengan seseorang yang akan mengatakan "Ya" kembali padamu. Apakah dengan berkata "Ya" bisa mengantarmu pada kesulitan? Apakah dengan berkata "Ya" bisa menyebabkan kau melakukan kesalahan? Ya, tentu saja bisa. Tapi jangan takut untuk membuat kesalahan. Ingat, kau tidak bisa menjadi muda dan bijak dalam waktu bersamaan. Orang muda yang berlagak bijak dan mengerti tentang hidup, kebanyakan adalah orang-orang sinis. Mereka tidak akan belajar apapun, karena sikap sinis berarti mebutakan diri sendiri. Penolakan terhadap dunia luar karena ketakutan. Jika dunia luar akan menyakiti dan mengecewakan, orang-orang sinis selalu berkata "Tidak". Tetapi dengan berkata "Ya" berarti memulai sesuatu yang baru. Berkata "Ya" mengantarmu ke pengetahuan yang baru. Jadi, selama kau mempunyai kekuatan, katakan "Ya".
Aku Menangis Karena Video Ini
Surat Kecil Untuk Tuhan
Tuhan...
andai aku bisa kembali
aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan...
andai aku bisa kembali
aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.
Tuhan...
bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu?
Tuhan...
bolehkah aku memohon satu hal kecil pada-Mu?
Tuhan...
biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
untuk memandang langit dan bulan setiap harinya...
Tuhan...
ijinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan...
bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi?
agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku...
Tuhan...
berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
agar aku bisa memberikan arti hidupku
kepada siapapun yang mengenalku...
Tuhan...
Surat kecilku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
andai aku bisa kembali...
ke dunia yang Kau berikan padaku...
andai aku bisa kembali
aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan...
andai aku bisa kembali
aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.
Tuhan...
bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu?
Tuhan...
bolehkah aku memohon satu hal kecil pada-Mu?
Tuhan...
biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
untuk memandang langit dan bulan setiap harinya...
Tuhan...
ijinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan...
bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi?
agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku...
Tuhan...
berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
agar aku bisa memberikan arti hidupku
kepada siapapun yang mengenalku...
Tuhan...
Surat kecilku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
andai aku bisa kembali...
ke dunia yang Kau berikan padaku...

IN MEMORIAM
GITA SESA WANDA CANTIKA
19/06/91-25/12/06
Rabu, 18 Mei 2011
Jangan Kalah dengan Zebra
Video ini menggambarkan kepada kita tentang arti dari nyawa dalam diri kita. Zebra saja yang secara logika kita sudah tidak ada lagi harapan untuk hidup, tetap saja mempertahankan nyawanya dari seekor macan yang memangsanya. Dan apa yang terjadi? Dengan kegigihannya, zebra tersebut akhirnya menang.
Kamis, 12 Mei 2011
Molaritas Sebuah Moralitas
Kemajuan bangsa indonesia tidak hanya ditentukan oleh prestasi bangsa,kekuatan ekonomi belaka, kesejahteraan masyarakatnya,tetapi ada yang lebih penting dari itu semua, moralitas lah yang menentukannya. Moralitas tidak mengenal prulalitas, tetapi bersifat universal bagi siapa saja yang mengnginkannya. Moralitas nbersifat abstrak tetapi ada tindakan nyata. Kunci yang dapat menghidupkan kembali semangat juang heroistik para pahlawan. Moralitas bukanlah sebuah barang mahal, tidakperlu membeli formulir, cukup menyatakan tekad bahwa sekarang aku adalah anak indonesia yang akan meneruskan tonggak kepemimpinan untuk generasi selanjutnya. Lantas apakah orang yang punya moral adalah orang murahan????
Tidak,, tidak sama sekali, BUKAN MURAHAN,, tetapi PEMURAH...!!! dan itu merupakan investasi modal yang sangat berharga untuk masa depan kita.. saham moral yang banyak, akan menenpatkan masa depan kita adalah insan yang pantang korupsi, bersifat rendah hati,dan dihargai oleh individu lain meski status yang disandangnya tidaklah terlalu tinggi.
Inspirational Video
Video ini merupakan tesis dari seorang master di bidang informaatika. Video ini merupakan video yang paling menginspirasikan saya. Tokoh kiwi ini, mempunyai tekad yang kuat yaitu dia ingin merasakan terbang di akhir hayatnya. Meskipun harus merelakan nyawanya sekalipun. Dia sengaja menanam banyak pohon dengan hanya satu tujuan. Mungkin anda belum terpikirkan jika hanya melihat satu kali saja video itu. Tapi coba lihat, ketika kiwi sengaja menjatuhkan diri, pohon yang tadi ditanam sperti paku yg tertandap di tembok, agar keadannya benar-benar mirip seperti sekor burung yg terbang yang melwati pohon-pohon. Dan, akhirnya andalah yang menentukan sendiri ending dari video itu
Rabu, 11 Mei 2011
Beasiswa Kuliah di Luar Negeri
Siapa sich yang nggak pengen kuliah di luar negeri? Bisa kuliah di luar negeri itu sendiri adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa. Bayangkan setelah lulus kuliah dari luar negeri, kita bisa kembali ke negeri kita Indonesia tercinta dan berkontribusi lebih banyak untuk bangsa ini. Saya yakin proses alih teknologi dari negara maju ke Indonesia akan semakin cepat dan perekonomian bangsa ini akan semakin cepat berkembang jika banyak putra Indonesia yang berpikiran seperti ini.
Susah ndak ya kuliah di luar negeri? Sebenarnya tidak juga, begitu banyak peluang kuliah di luar negeri yang sudah tersedia, baik dengan biaya sendiri maupun beasiswa. Intinya, siapa saja yang mau berusaha mencari informasi pasti bisa mendapatkan peluang tersebut. Tulisan ini dibuat untuk semua orang yang mempunyai niat besar untuk sekolah di luar negeri namun belum tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan beasiswa.
Beasiswa kuliah di luar negeri secara umum bisa dibagi menjadi 3 kelompok sebagai berikut:
Kelompok 1, Beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa baik pemerintah maupun non pemerintah yang (biasanya) diberikan secara rutin tiap tahun.
Beberapa institusi yang memberikan beasiswa rutin adalah sebagai berikut:
Amerika (USA): Fulbright Scholarships (Aminef)
info selengkapnya di http://www.aminef.or.id/
Fakta Tentang Jepang
11 maret 2011 terjadi gempa dahsyat di Jepang, kekuatannya mencapai 9 skala richer, lokasi gempa berada dikawasan pantai timur pulau Honshu. Angka ini adalah terbesar sepanjang sejarah gempa di Jepang. Akibat gempa itulah menimbulkan tsunami di derah Sendai, Miyagi, dan Iwate.
Bangsa jepang yang sudah pernah mengalami suatu kesedihan akibat bom atom 1945, bangkit dengan cepat. Mereka tidak berlarut-larut dengan kesedihan bencana tsunami, mereka bahu-membahu bangkit lagi dan saling memberi semangat. Kata “daijoubu-daijoubu” yang diucapkan bila ada seseorang yang sedih memberikan semangat baru untuk menyonsong hari esok. Tidak terlepas dari itu juga, bangsa Jepang yang sangat menyunjung budaya antrinya memperlihatkan kepada dunia bahwa orang-orang Jepang dapat bangkit kembali. Antrian saat mengambil bahan-bahan makanan yang disediakan pemerintah, saat mau membeli kebutuhan pokok di supermarket, dan ketika ada korban yang ingin diobati, begitu teraturnya antrian dan tidak saling mendahului membuat kagum seluruh masyarakt dunia.
Seluruh dunia merasa bersedih dan menjadi tergugah untuk membantu Jepang. Slogan “pray for Japan” tergema dari seluruh dunia. Penduduk dunia seakan menjadi satu untuk membantu, tidak terlihat perbedaan yang menghalangi. Indonesia sebagai negara tetangga terdekat tidak ketinggalan juga untuk membantu dan menyuarakan slogan “Pray fo Japan”. Lembaga pemerintah, LSM, anak-anak sekolah, dan mahasiswa yang khusus belajar bahasa dan budaya Jepang turut ikut menyemangati.
Berangkat dari itu, teater mahasiswa ENJUKU yang terdiri dari mahasiswa/i yang khusus belajar bahasa Jepang dari berbagai universitas Jakarta membuat suatu acara paduan suara. Acara yang diselenggrakan 1 mei 2011 di Jakarta Japanese School, dihadiri oleh 500 mahasiswa dari berbagai universitas swasta dan negeri. Dalam acara tersebut di tampilakan Drama Musikal “Tokyo Life Stroty” untuk memperkenalkan kebiasaan dan kebudayaan Jepang.
Today Is Mine
Hari ini adalah milik kita bersama. Bukan milik orang lain. Today is My Present. Hari ini adalah hadiah untuk kita. Hadiah dari yang Maha Kuasa yang harus disyukuri setiap waktu. Tidak akan pernah ada orang yang berhak mengambil hadiah itu. Allah secara exklusif meberikan hadiah itu untuk diri kita masing-masing.
Tapi, kadang-kadang kita selalu melihat ke atas. Jarang kita melihat ke bawah. Konklusinya, kita jarang sekali bersyukur dengan nikmat yang ada. Mater, harta, dan tahta adalah objek yang selalu jadi tujuan utama. Hedonisme telah meracuni kehidupan kita. Meracuni semua aspek kehidupan, mulai dari fashion, cara berfikir, gaya, style, dan juga teknologi. Kita terlalu kilau dengan mata zahir dunia. ekali lagi, jangan sampai si hedon tersebut merampas kehidupan kita kawan!
Memang, ini polemik dalam kehidupan kita. Dan saya pun menyadarinya bahwa saya juga masih jauh dari kata sempurna. Marilah kita sambut sang mentari yg bersinar cerah, membungkus kado kita sekarang. Menghapus air mata yang telah kita cucurkan. Juga menentukan jejak langkah pertama untuk masa depan kita tentunya. Menguatkan tekad dan azzam dalam jiwa. Tersenyum scara tulus dan simetris menghiasi hari ini. TIdak ada lagi penyesalan di masa lalu. Hanya sedikit menundukkan kepala, tanda rendah hati kita kepada Sang Maha Pencipta.
Selasa, 10 Mei 2011
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
"Ini akan menjadi final yang fantastis," kata Sir Alex Ferguson setelah Manchester United memastikan tiket final Liga Champions.
"Ini akan menjadi final yang fantastis," kata Sir Alex Ferguson setelah Manchester United memastikan tiket final Liga Champions.
Pertemuan United dan Barcelona di Wembley 28 Mei mendatang akan menjadi lembaran baru bagi sejarah panjang kedua klub. Refleksi dominasi United dan Barca di dua liga domestik terbaik dunia hingga adu strategi dua pelatih beda generasi.
Dua tahun lalu kedua tim bertemu pada final di Olimpico, Roma. United yang masih diperkuat Cristiano Ronaldo, harus mengakui superioritas Barcelona melalui dua gol yang dicetak Samuel Eto'o dan Lionel Messi.
Mari kita simak, seberapa fantastis final Liga Champions tahun ini.
Sejarah Pertemuan
United dan Barcelona telah sepuluh kali bertemu di ajang Eropa. Keduanya berbagi tiga kemenangan dan empat kali seri sejak pertama kali bertemu di perempat final Piala UEFA 1983/84. United dan Barca dua kali bertemu di final Eropa.
Selain tahun 2009, keduanya bertemu pada final Piala Winners 1991 yang dimenangi Setan Merah dengan skor 2-1, sekaligus menjadi gelar Eropa pertama Sir Alex Ferguson bersama Untied. Mantan striker Barca, Mark Hughes, menjadi pahlawan kemenangan United dengan dua golnya ke gawang Carlos Busquets, ayah Sergio Busquets.
United dan Barca juga pernah bertemu pada babak penyisihan grup Liga Champions 1994/95 dan 1998/99 dengan hasil tiga kali seri dan sekali kemenangan untuk Blaugrana. United membalas saat keduanya bertemu lagi di semifinal 2007/08, sebelum Barcelona menjadi raja Eropa di Roma, setahun kemudian.
Pengalaman Wembley
"Kami merasa terhormat bermain di Wembley. Football coming home," kata Pep Guardiola setelah menyingkirkan sang rival abadi Real Madrid dengan agregat 3-1. Faktanya, United-lah yang bakal "coming home" karena lebih sering bermain di Wembley. United sembilan kali menjuarai Piala FA di Wembley dan ini akan menjadi final Eropa ke enam yang digelar di stadion keramat milik bangsa yang mengaku sebagai "penemu" sepak bola modern itu.
Pada tahun 1968, United menjadi tim Inggris pertama yang mengangkat trofi Liga Champions melalui babak perpanjangan waktu setelah mengalahkan Benfica yang diperkuat Eusebio dengan skor 4-1. Barcelona meraih gelar Liga Champions di Wembleu 24 tahun kemudian dengan mengalahkan Sampdoria. Saat itu Barca masih diperkuat Pep Guardiola. Barca menang berkat gol tendangan bebas Ronald Koeman.
Rekor Eropa
Kedua tim sama-sama tiga kali menjuarai Liga Champions dan siapa pun yang menjadi juara di Wembley akan menyamai rekor empat kali juara milik Ajax dan Bayern Munich. Namun mereka masih kalah dari Liverpool, AC Milan, dan Real Madrid. Sebelum dikalahkan Barcelona tahun 2009 lalu, United punya rekor 100% kemenangan di final saat mengalahkan Benfica (1968), Bayern Munich (1999), dan Chelsea (2008).
Barcelona enam kali ke final dan tiga kali juara, menghadapi Sampdoria (1992), Arsenal (2006), dan United (2009). Kekalahan Barca saat final dialami saat berhadapan dengan Benfica (1961), Steaua Bucarest (1986), dan Milan (1994). Bila mampu mengalahkan United, Barcelona akan menjadi tim pertama yang tiga kali juara dalam satu dekade terakhir.
Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola
Guardiola masih berumur tujuh tahun saat Sir Alex Ferguson meraih gelar Eropa pertamanya bersama tim Skotlandia Aberdeen di tahun 1978/79. Bila mampu mengalahkan Barcelona di Wembley, Ferguson akan menyamai kompatriotnya, Bob Paisley, yang meraih tiga gelar Eropa bersama Liverpool di tahun 1977, 1978, dan 1981.
Guardiola adalah satu dari tujuh orang yang menjuarai Liga Champions sebagai pemain dan pelatih. Sosok lainnya adalah Miguel Munoz, Giovanni Trapattoni, Johan Cruyff, Carlo Ancelotti, dan Frank Rijkaar. Dari keenamnya, hanya Munoz dan Ancelotti yang dua kali menjuarai Liga Champions sebagai pelatih.
Cinta Tanpa Suara dikutip dari Beginilah seharusnya hidup karya Fatih Beeman
Notes ini didekasikan untuk kita agar kita belum terlambat untuk menyadari kasih sayang yang dulus dari orang tua kita. mungkin sebagian dari anda, sudah mengetahui cerita ini.
CINTA TANPA SUARA
Ada saudagar kaya yg sudah tua usianya. Hartanya sangat banyak. Sementara ia sudah tidak memiliki istri lagi. Ia kini hidup dengan seorang putranya.
Anak lelaki satu-satunya ini memiliki sifat yg berbeda dengan sang ayah. Ayahnya adalah orang yang sangat gigih dlm bekerja, sedangkan anaknya hanya bersenang senang saja. Memang, saking banyaknya harta itu, tidak akan habis dimakan oleh tujuh turunan.
Ada satu sigfat yang tidak disukai dari diri ayahnya. Ayahnya dinilai pelit, dan selektif terhadap permintaan dari anak tersebut. Sang anak merasa jengkel dengan sifat ayahnya ini, karena tidak setiap keinginan bisa dipenuhi oleh ayahnya. Padahal apa yang dia inginkan, pasti terjangkau dengan jumlah harta yang dimiliki sang ayah.
Suatu hari, sang anak datang menghadap ayahnya. Ia berniat meminta sesuatu kpada ayahnya. Sudah jauh2 hari ia susun rencana ini. Berharap ayahnya mau mengabulkan permintaannya.
“Anakku, kau nampak murung, apa yang kau pikirkan?” tanya sang ayah.
“Ayah, aku sangat beruntung memiliki seorang ayah sepertimu. Nasibku tidak seperti orang kebanyakan yang serba kekurangan. Pokoknya aku bangga menjadi anakmu!” ujar sang anak.
“Syukurlah!”
“Begini ayah, kemarin ketika aku jalan-jalandengan mengendarai sepeda motor, aku terus diperhatikan oleh orang-orang yang ku jumpai. Aku tidak tahu, apa yang mereka pikirkan tentang aku. Mungkin mereka merasa aneh, anak seorang saudagar hanya mengendarai sepeda motor!” si as\nak mulai menyentil.
“Maksudmu?”
“Beberapa hari yang lalu, aku melihat iringan mobil ke arah kota. Aku berfikir alangkahnyamannya naik mobil, tidak kepanasan seperti naik motor, aku pun berkeinginan untuk memiliki mobil. Apakah ayah mau memenuhi keinginanku?”
Sang ayah menarik nafas panjang. “Anakku, ayah kira dengan sepeda motor sudah cukup untukmu. Kau hanya berkeliling di sekitar sini saja kan?”
“Tetapi aku sungguh ingin merasakan bagaimana rasanya naik mobil, Ayah!”
“Ayah akan pikirkan dulu, besok akan ayah berikan jawabannya”
Keesokan harinya, sang anak sedang duduk di ruang keluarga. Menanti jawaban ayahnya. Di dalam hati ia berdoa, agar ayahnya mengabulkan permintaannya.
Tidak lama kemudian, sang ayah muncul dengan membawa sesuatu.
“Ayah, bagaimana? Apakah ayah setuju dengan keinginanku?”
“Anakku, ayah sudah tua. Sebentar lagi mungkin ayah akan mati. Dan tentu sajaseluruh harta ayah akan diwariskan kepadamu, karena hanya engkaulah satu-satunya ahli waris ayah”
“Ayah setuju tidak dengan keinginanku?” sang anak sudah tidak sabar lagi
“Anakku, tidak semua yang kita inginkan bisa kita raih, meskipun kita hidup berkecukupan. Tapi, kau sangat beruntung karena kau terlahir dari keluarga yang kaya raya. Yang kau butuhkan sudah ayah siapkan. Ini!” sang ayah menyerahkan sesuatu kepada anaknya.
“Apa ini, buku?”
“Ya”
“Jadi ayah tidak mengabulkan permintaanku?”
“Tunggu dulu nak, maksud ayah ..................”
“Ayah memang pelit! Lebih baik aku pergi dari rumah ini!” sang anak beranjak dari tempat
Senin, 09 Mei 2011
Mereka Mempunyai Kehidupan
Semuanya begitu berlalu dengan cepat. Hanya sebuah kepastianlah yang dapat menjamin semuanya. hanya takdirlah yang akan mengubah semuanya. Inilah jalan hidup kita masing-masing. Dengan sekenario yang sudah ditentukan. Kini, aku belum menjadi seorang manusia seutuhnya. Aku hanyalah seorang yang tak tau arah. Tapi, di lain itu, hatiku iba melihat kenyataan dan realita sekarang. Aku tidak menyalahkan keadaaan! Tapi lihatlah, ketika aku pulang ke kampung halamanku (Banjar) dengan kereta api, dan aku mendapat tiket berdiri. Tidak mendapat tempat duduk. Oke lah ga masalah. Tapi justru aku sangat bersyukur, karena aku dapat melihat orang-orang yang sedang berjuang untuk hidup. Mereka tidak memikirkan hedon! mereka memikirkan bagaimana nanti siang agar bisa makan. "Kebahagiaanku terletak ketika aku bisa memberi makan adik-adik saya" kata seorang pengamen jalanan yang sedang duduk di pintu kereta. Hal itu mengikis hatiku yang semakin peka terhadap kehidupan. Aku sempat menitikkan air mata karena sampai hari ini aku tidak merasa selalu bersyukur dengan nikmat yang telah diberikan. Aku selalu melihat ke atas. Tak pernah melihat ke bawah yang selalu ingin merasa lebih. Mencoba menutup kelopak mata dan berharap semuanya berlalu. Mencoba kembali membuka mata dan aku siap berdiri lagi. Aku tidak ingin menjadi orang lemah.
Hidup ini seperti air yang terus mengalir dan seperti udara yang mengalir ke segala arah. Dengan kebebasan yang tetap terkendali. Aku punya hak untuk hidup, mereka juga punya hak untuk hidup. Kita semua punya hak untuk hidup.
Hidup ini seperti air yang terus mengalir dan seperti udara yang mengalir ke segala arah. Dengan kebebasan yang tetap terkendali. Aku punya hak untuk hidup, mereka juga punya hak untuk hidup. Kita semua punya hak untuk hidup.
Kisah Seribu Kelereng
Makin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.
Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.
Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincang Sabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil “Tom”. Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.
“Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat”.
Ia melanjutkan : “Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku”.
Lalu mulailah ia menerangkan teori “seribu kelereng” nya.” Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghiitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting”.
“Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini”, sambungnya, “dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati”.
“Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir kelereng dan membuangnya”.
“Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu”.
“Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku berfikir, kalau aku sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah meberi aku dengan sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi”.
“Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!”
Saat dia berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar ! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi para pendengarnya, kesempatan untuk memikirkan segalanya. Sebenarnya aku sudah merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.
“Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan”. “Lho, ada apa ini…?”, tanyanya tersenyum. “Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial”, jawabku, “Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak ? Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko mainan ya? Aku butuh beli kelereng.”
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
Dikutip dari Indonesian groups
Dari setiap satu kelereng yang telah terbuang, apakah yang telah anda dapatkan ?
Apakah ……..
kesedihan
keraguan
kebosanan
rasa marah
putus asa
hambatan
permusuhan
pesimis
kegagalan ?
ataukah …….
kebahagiaan
kepercayaan
antusias
cinta kasih
motivasi
peluang
persahabatan
optimis
kesuksesan ?
Waktu akan berlalu dengan cepat. Tidak banyak kelereng yang tersisa dalam kantong anda saat ini. Gunakan secara bijak untuk memberikan kebahagiaan yang lebih baik bagi anda sendiri, keluarga, dan lingkungan anda.
Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.
Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincang Sabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil “Tom”. Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.
“Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat”.
Ia melanjutkan : “Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku”.
Lalu mulailah ia menerangkan teori “seribu kelereng” nya.” Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghiitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting”.
“Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini”, sambungnya, “dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati”.
“Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir kelereng dan membuangnya”.
“Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu”.
“Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku berfikir, kalau aku sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah meberi aku dengan sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi”.
“Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!”
Saat dia berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar ! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi para pendengarnya, kesempatan untuk memikirkan segalanya. Sebenarnya aku sudah merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.
“Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan”. “Lho, ada apa ini…?”, tanyanya tersenyum. “Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial”, jawabku, “Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak ? Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko mainan ya? Aku butuh beli kelereng.”
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
Dikutip dari Indonesian groups
Dari setiap satu kelereng yang telah terbuang, apakah yang telah anda dapatkan ?
Apakah ……..
kesedihan
keraguan
kebosanan
rasa marah
putus asa
hambatan
permusuhan
pesimis
kegagalan ?
ataukah …….
kebahagiaan
kepercayaan
antusias
cinta kasih
motivasi
peluang
persahabatan
optimis
kesuksesan ?
Waktu akan berlalu dengan cepat. Tidak banyak kelereng yang tersisa dalam kantong anda saat ini. Gunakan secara bijak untuk memberikan kebahagiaan yang lebih baik bagi anda sendiri, keluarga, dan lingkungan anda.
Sumber : www.kumpulanceritamotivasi.blogspot.com/2009/08/kisah-1001-kelereng.html
Langganan:
Postingan (Atom)




